Kamis, 27 Desember 2012

pembalasan!

dari beberapa potongan, mungkin cerita ini dulu yang harus saya tulis.

.
.
.
.

ngga tau kenapa ni jari malah jadi males buat ngetik. dan sepertinya gaya penulisan pun berubah.. ya cerita ini pasti membangkitkan emosi saya.
.
.
.
oke saya tulis saja seperti ini. setelah beliau dengan mentah mentah meng-cancel skripsi saya di sidang yang pertama. ahirnya saya ikut kembali di sidang gelombang berikutnya. dengan di iringi tatapan mata yang pastinya penuh tanya. tapi saya yakin mereka sudah tau cerita yang sebenarnya.

seperti biasa sidang di buka oleh sang ketua jurusan. orang yang sama yang meng-cancel sidang saya sebelumnya. sekuat mungkin saya sembunyikan wajah dengan ekspressi muak ini. manusiawi. sebelumnya saya masih bisa berfikir jernih dan menganggap itu sebagai sebuah cobaan. tapi ketika di hadapkan lagi dengan orang orang tersebut, masya allah. amarah saya bangkit kembali. wajah sang ketua jurusan yang penuh keangkuhan dan kesombongan. begitupun sang sekertaris jurusan yang munafik.

astagfirullah..

singkat cerita dosen penguji saya yang pertama seorang dosen baru, mencecar skripsi saya yang membahas tentang picture dictation. mati-matian saya berargumen dengan inggris yang pas-pasan, bukan keras kepala tapi saya merasa saya yang lebih tau masalah ini. sampai ahirnya dosen penguji lainnya terlihat memberikan nokia communicator nya pada dosen penguji saya. sepertinya beliau searching di google. dan ahirnya dosen penguji saya mengubah pertanyaan nya.

dosen yang kedua, lebih menyoroti tentang teknik penulisan. dan ahirnya ketauan juga jika lembar ucapan terimakasih nya hasil copy paste dari orang. pasalnya saya lupa mengganti beberapa kata ganti him jadi her. sampai sang dosen sempet memancing sebuah pertanyaan "yang nulis skripsi ini laki laki atau perempuan?" jelas saya bilang saya laki laki bu.. " loh kok kenapa kata ganti nya her ? saya hanya tersenyum sampai si ibu membolak balik halaman berikut nya.

ya sidang skripsi saya sangat lancar, tidak ada satupun hambatan yang berarti. revisi hanya sedikit. dari dosen pertama hanya membuang beberapa kutipan dan dari dosen kedua hanya membetulkan beberapa penulisan.

malamnya saya edit, print dan besoknya menghadap dosen penguji dan pembimbing memperlihatkan revisi dan minta tanda tangan. semua lancar.

besoknya saya menghadap ketua jurusan. disana saya buktikan. pada seorang ketua jurusan angkuh sekarep dewek itu jika saya sudah beres dan pengen minta tanda tangan beliau.

memasuki ruangan jurusan, saya terlebih dahulu sapa seorang staff administasi jurusan. orang yang menyemangati ketika di ruangan itu saya memelas.

tampak sang ketua jurusan sedang berhadapan dengan tumpukan revisi. saya mengucap salam, beliau menjawab tanpa melihat saya masuk dan duduk. lalu saya mengeluarkan form tanda tangan pengesahan dan revisi skripsi. dia lihat dan dia baca.

dengan sedikit heran dia bilang
" kamu yang sidang dua hari yang lalu? "
" iya bu"
"cepet banget, mana sini liat revisian nya"
"ini bu" saya pun memberikan skripsi revisian tersebut

tampak di bolak balik tiap halaman dengan teliti

sepertinya beliau tidak menemukan yang dia cari..

"mana liat penguji sudah tanda tangan?"
"ini bu" kembali saya memperlihatkan lembar yang harus di tanda tangan dosen penguji. lengkap.

kini terlihat raut muka yang berbeda lengkap dengan alis yang mengkerut

"dosen pembimbing sudah tanda tangan?"
"sudah bu" saya sodorkan lembar dosen pembimbing

lengkap. apa lagi yang bisa mengganjal anak ini? saya coba menebak kata hati nya. suudzon.

dan ahirnya lembar pengesahan itu di tanda tangan. tanpa banyak kata saya pindah ke meja yang satu nya, sang sekertaris jurusan. tanpa banyak kata dan tanpa melihat wajahnya lembaran itu pun di tanda tangan.

selesai lah ahirnya. keluar dari ruangan dengan penuh rasa lega. hari itu saya buktikan. pada mereka yang telah mempermalukan saya, menindas hak hak dengan dalih egoisme mereka. saya kalahkan keangkuhan dan kemunafikan mereka dengan sempurna.