Kamis, 27 Desember 2012
puzzle; the missing link
ada beberapa bagian yang sebenarnya tidak terlupakan tapi tidak akan saya publish disini. tapi akan saya coba tuliskan lagi agar siapa tau tulisan blog ini nanti di bukukan bahkan di film kan? hahaha...
berbeda dengan beberapa teman saya yang bercerita dengan gaya bahasa lebih atraktif, mungkin kesan kaku dan baku yang menonjol dari tulisan ini tidak mencerminkan saya yang sesungguhnya. seperti halnya mendesain, seseorang yang menulis juga perlahan akan menemukan jati dirinya.
pernah baca di twitter temen saya, dia menuliskan "kamu adalah buku yang kamu baca - ngga tau siapa" disana mungkin dia lupa quotes siapa itu. tapi terlepas dari siapa yang mengemukakan hal itu, saya sangat sangat setuju.
bukan hanya menginspirasi, tapi lebih dari itu. sebuah buku yang dapat mengantarkan pembacanya ke batas imaginasi seseorang dapat mengubah prilaku bahkan watak orang tersebut.
tapi sesuai dengan perkembangan zaman. dan saat ini zamannya teknologi informasi. saya kira quotes tersebut perlu saya tambahkan. bahwa "kamu adalah buku yang kamu baca, musik yang kamu dengar dan film yang kamu lihat"
lalu apa kaitannya dengan judul yang sudah saya ketik di awal, the missing link ? ah saya kira bebas saja. apa yang ingin kamu tulis, ya tulis. adapun di tengah jalan kamu nyasar kemana, terus saja kamu tulis. anggap saja lembar kerja yang sedang kamu lihat dan tombol tombol keyboard yang kamu tekan tekan ini sebagai teman ngobrol. biarkan mengalir apa adanya. sejujurnya. tak perlu terlalu banyak berhenti dan malah menekan backspace. toh pad ahirnya seperti sebuah roller coaster, se jumpalitannya pasti jika sesuai jalur ada ahirnya.
dan maka itu, ahirnya saya bisa kembalikan arah tulisan ini ke rencana awal. the missing link. ya potongan potongan kisah yang tercecer yang belum sempat saya tulis. saat ini masih dalam konsep, tapi saya coba susun lagi kepingan puzle dalam kepala saya agar jadi satu kesatuan.
di mulai dari sekarang..